Buntil Daun Singkong, Kuliner Unik dari Banjarnegara

buntil daun singkongKab. Banjarnegara : Selain Dawet Ayu yang terkenal sebagai kuliner khas Banjarnegara, ternyata ada satu lagi kuliner yang tidak kalah enaknya dari tempat ini. Namanya memang sedikit aneh dan bisa dibilang agak norak (kasarannya). Tetapi jangan salah, biarpun begitu kuliner ini menjadi favorit masyarakat sekitar untuk menemani santapan nasi sebagai lauknya. Dengan rasa yang khas dengan bumbu dapur yang gurih menambah kenikmatan dalam menyantap nasi putih. Buntil daun pisang, beitulah masyarakat Banjarnegara menyebutnya.

Kuliner ini berbahan dasar parutan kelapa muda yang dicampur dengan bumbu lainnya dan dibungkus dengan daun singkong yang disusun. Sekilas kuliner ini mirip dengan kuliner di daerah lain yang bernama bothok. Bedanya adalah dari bahan pembungkus adonan itu sendiri. Pada kuliner bothok, pembungkus yang dipakai terbuat dari daun pisang. Sedangkan pada buntul daun singkong, pembungkus yang dipakai adalah daun singkong.

Artikel Rekomendasi :   Dawet Ireng Penuh Eksotisme Dari Purworejo

DI daerah Banjarnegara sendiri, kuliner ini sering dijajakan oleh penjual keliling ataupun penjuan di pasar. Sebagai teman makan nasi sebagai lauk, kuliner ini patut untuk dicoba dan dinikmati.

Buntil Daun Singkong Banjarnegara

Kuliner ini juga dapat ditemui di daerah lain seperti Magelang. Nama yang dipakai sama saja, yaitu Buntil. Tetapi yang membedakan di sini adalah daun pembungkusnya. Di daerah Magelang, buntil dibuat menggunakan pembungkus daun talas. Tetapi unutk rasa sih tidak kalah enaknya dengan yang ada di Banjarnegara.

Buntil Daun singkong Banjarnegara

Jika Anda berkunjung ke Banjarnegara, sebagaiknya cobalah kuliner yang satu ini. Khas Banjarnegara yang unik dan enak.

Sumber : duniakuliner.info

Juri Setyanto

Saya adalah seorang blogger yang senang menulis berbagai macam artikel. Saya menjadi kontributor resmi PotensiJateng.com sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang. Semoga website PotensiJateng.com semakin berkembang dan dapat meningkatkan daya kenal masyarakat terhadap Potensi Jawa Tengah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *