Alunan Musik Tradisional Tong-Tong Thek

Kab. Pati: Sebuah apresiasi tinggi wajib diberikan kepada salah satu daerah di kabupaten Pati atas kerja kerasnya mempertahankan dan mengembangkan budaya dan kesenian tradisional. Daerah tersebut adalah kecamatan Dukuhseti, wilayah kabupaten Pati paling utara yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten Jepara. Di Kecamatan Dukuhseti, ada sebuah kelompok pengembang kesenian bernama Suto Wijoyo. Kelompok pengembang kesenian Suto Wijoyo mengembangkan salah satu kesenian daerah yang dikenal dengan nama Kesenian Tong-Tong Thek Suto Wijoyo. Kesenian Jawa ini dikreasikan sedemikian rupa untuk menyuguhkan alunan musik khas dari alat musik tradisional. Bahkan alat musik yang digunakan sangatlah tidak umum dan biasanya hanya digunakan untuk aktivitas tertentu saja dan waktu tertentu saja. Alat yang digunakan dinamakan dengan Kentongan.

Bagi warga di pedesaan, alat yang dinamakan Kentongan memang sudah tidak asing lagi. Alat ini biasa digunakan di masjid-masjid (selain bedug) untuk memberikan tanda akan datangnya waktu sholat (umat islam) sebelum adzan dikumandangkan. Kentongan pada umumnya terbuat dari kayu besar yang tengahnya dilubangi sedemikian rupa supaya dapat menimbulkan sebuah bunyi nyaring ketika dipukul. Tetapi untuk kasus kesenian Tong-Tong Thek Suto Wijoyo yang dikembangkan di kecamatan Dukuhseti, ketongan yang digunakan untuk menimbulkan bunyi atau untuk menciptakan alunan musik tidak terbuat dari kayu besar, melainkan terbuat dari batang bambu yang dipotong-potong dengan ukuran tertentu. Ukuran bambu yang digunakan untuk membuat kentongan tersebut juga bervariasi, hal ini dimaksudkan untuk membuat buni dengan tingkat nada yang berbeda.

Artikel Rekomendasi :   Pesona Elok Sendratari Mahakarya Borobudur
Kesenian Tong-Tong Thek
Parade Kesenian Tong-Tong Thek

Kesenian Tong-Tong Thek Suto Wijoyo lumayan sering mengadakan pertujukan, seperti setiap kali ada perayaan festival tahunan di masing-masing desa yang ada di kecamatan Dukuhseti. Kelompok kesenian ini biasanya disewa untuk ikut mengisi parade yang diselenggarakan oleh pemerintah desa tersebut. Dari informasi yang didapatkan melalui Tim LP B/10 portal berita pati, BERITA10.COM menyatakan, kesenian Tong-Tong Thek pernah diikutkan untuk mengisi acara di parade budaya kabupaten Pati yang diselenggarakan di Alun-Alun Kota Pati.

Kelompok kesenian Tong-Tong Thek Suto Wijoyo memoles lagu-lagu baru jaman sekarang dengan iringan musik tong-tong thek. Alunan musik yang hadir juga memiliki kelas tersendiri, dapat “menghipnotis” pendengar yang mendengarkan dan meilhat aksi kelompok kesenian ini.

Artikel Rekomendasi :   Memasuki Indahnya "Watu Gunung" Ungaran

Pusat pengembangan kelompok kesenian Tong-Tong Thek Suto Wijoyo ada di Desa Kenanthi, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seluruh warga Dukuhseti mengenal dan mengetahui pusat pengembangan kesenian ini.

Juri Setyanto

Juri Setyanto has written 127 post in this blog.

Saya adalah seorang blogger yang senang menulis berbagai macam artikel. Saya menjadi kontributor resmi PotensiJateng.com sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang. Semoga website PotensiJateng.com semakin berkembang dan dapat meningkatkan daya kenal masyarakat terhadap Potensi Jawa Tengah.

Bagikan : Share on Facebook5Tweet about this on TwitterShare on Google+Digg thisEmail this to someone

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *